todays diary//sound of heart//world condition//people//pics and videos talk

Senin, 16 Januari 2012

de javu

my life just getting hectic, again.

seperti terulang rasanya ke hectic-an hidup gue di awal tahun 2011. seakan flashback. seakan dejavu.
2011 is the worst year ever in my life. semua numpuk family, love, friends, finance, kuliah gue, kedekatan gue dengan Allah, habbit gue menyeruak keatas, pola hidup ngaco, mengenal alkohol, nikotin. Itu pelampiasan gue terhadap stress yang gue alami. 
keluarga menghujat, pacar selingkuh, temen ngejauh, karena pribadi gue yang mereka sebut berubah dan berubah ga asik lagi. bukan gue yang mereka liat.
Ya Allah.. salah banget itu yang kemaren2.

awal 2012. disaat gue lagi berjuang dengan skripsi dan ujian akhir sebagai penentu kelulusan gue, kali ini gue dihadapkan lagi2 dgn masalah ekonomi keluarga. mau ga mau gue nyari makan sendiri skrg. Koleksi heels gue rasanya mau gue lelang semacam garage sale, tapi untungnya masih wacana dan gue masih terlalu sayang sama heels2 gue itu. gue cari csara untuk mulai berdagang.
bisnin travel gue udah jalan setaun, tp ga optimal. 
cari cara lain, dan akhirnya gue mulai jualan bali ratih dan kamera polaroid yang memang lagi in di kalangan anak muda jaman sekarang, asek.
Gue butuh pendamping. asli gue butuh pendamping. 
tempat gue bersandar. bokap gue jauh di padang dan hubungan dengan nyokap dan abang gue, ga se intim itu sebagai keluarga.
sigh*
Gith. pacarku yang jauh.

akhirnya gue mengandalkan sahabat2 gue dikampus. At least gue masih bisa senyum.
dan gue mengandalkan Yang di Atas.
gue berusaha lebih intim dengan Allah. layaknya resolusi gue 2012, gue harus lebuh dekat dengan Tuhan. itu kesalahan yang ga gue lakuin dari jauh-jauh hari. gue akui gue bukan orang yang agamais tapi insyaallah gue ga akan terjerumus sejauh yang kalian kira. Gue untungnya masih punya otak. biarpun my life getting harder, gue masih concern dengan kuliah gue, dan masih bercita2 pengen S2/sekolah notariat. itu cita2 gue. 

Sripsi gue mandek, karena kesibukan gue sendiri. Gue dihadapkan dengan urusan travel yang skrg ini nyokap yang jalanin. beliau minta gue untuk terus menerus mendampingi. maklum sih gue. dia baru di jakarta. apa2 pasti minta bantuan anaknya. tapi terkadang gue agak sedikit berontak krn keadaan yang gue anggap sedikit 'maksa'
gue ga akan cerita lebih jauh lagi. stop sampai disini.

gue cuma mau bilang sama pembaca sekalian. 
Sebelum kalian mengeluh tentang mama yang ga beliin bb, papa yang gamau kasih uang jajan lebih, atau mereka yang ga bisa menuhin apa yang kalian mau. jangan salahkan mereka. 
kita dengan umur kita yang sekarang, bertopang lah pada diri sendiri. andalkan diri sendiri.
lo punya tulang punggung sendiri kan, itu makna kita diciptakan lengkap dengan tangan, kaki, dan tulang belakang sendiri2.
jangan salahkan mereka yang sudah tua, ini bukan kewajiban mereka lagi, ini kewajiban kita untuk setidaknya meringankan beban mereka. 

Apa yang kita hadapi di kemudian hari, mungkin lebih berat. belajarlah dari sekarang. bersiap-siap lah dari sekarang...

bukan menggurui, ini jalan gue men-sugesti diri sendiri juga melalui tulisan gue. kita sam-sama belajar yah, 

love-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar